Sebongkah es dengan volume 100 cc, diletakkan dalam suatu gelas ukur. jika semua es melebur menjadi air, berapakah volume air yang dihasilkan? lebih besar, lebih kecil atau tetap 100 cc? Jelaskan.

Pendahuluan dan Konteks:

Dalam belajar di sekolah, siswa seringkali dihadapkan pada berbagai pertanyaan yang membutuhkan pemecahan masalah di berbagai mata pelajaran. Salah satu contoh pertanyaan yang umum adalah mengenai perubahan volume benda saat mengalami perubahan fase. Dalam kasus tertentu, seperti saat sebongkah es meleleh menjadi air, pemahaman tentang konsep perubahan volume ini sangatlah penting.

Tujuan Pembahasan:

Tujuan dari pembahasan ini adalah memberikan panduan yang jelas dan mudah dipahami mengenai perubahan volume saat benda mengalami perubahan fase, serta menjelaskan mengapa volume air yang dihasilkan dari melelehnya es lebih kecil daripada volume es semula.

Pertanyaan dan Jawaban:

Pertanyaan:
Sebongkah es dengan volume 100 cc, diletakkan dalam suatu gelas ukur. Jika semua es melebur menjadi air, berapakah volume air yang dihasilkan? Lebih besar, lebih kecil atau tetap 100 cc? Jelaskan.

Jawaban:
Sebongkah es dengan volume 100 cc ketika mencair akan mengalami perubahan volume menjadi lebih kecil, yaitu sekitar 92 cc. Hal ini karena meski hanya terjadi perubahan fisika (fase) saja, tetapi karakteristik fisis air dan es berbeda di mana massa jenis es lebih kecil daripada air.

Pembahasan:

Es merupakan wujud padat dari cairan air. Ketika sebongkah es yang diasumsikan hanya terdiri dari molekul air berubah menjadi berfase cair, massa zat akan tetap, namun akan ada perbedaan sedikit pada volume dan densitas zat.

Berdasarkan data:

  • Densitas air (fase cair) ≅ 1 g/cm³.
  • Densitas air (fase padat) ≅ 0,92 g/cm³.
  • Massa air tetap.

Contoh Materi Pertanyaan dan Jawabannya:

Pertanyaan 1:
Apa yang dimaksud dengan fotosintesis dalam biologi?

Jawaban 1:
Fotosintesis adalah proses di mana tumbuhan menggunakan energi cahaya matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen.

Pertanyaan 2:
Bagaimana cara menghitung kecepatan rata-rata sebuah benda?

Jawaban 2:
Kecepatan rata-rata sebuah benda dapat dihitung dengan rumus: kecepatan = jarak/tempo tempuh.

Kesimpulan dan Penutup:

Volume air fase cair sedikit lebih kecil daripada volume es fase padat karena adanya perbedaan densitas air pada fase cair dan padat. Ini menunjukkan pentingnya pemahaman tentang sifat fisika materi dalam memecahkan masalah sehari-hari maupun dalam konteks pembelajaran di sekolah.

Detail Jawaban:

  • Kelas: VII
  • Mata Pelajaran: Kimia
  • Bab: 5 – Karakteristik Zat
  • Kode: 7.7.5

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *