Sebuah bola padat dibelah menjadi 4 bagian sama besar.Jika diameter bola padat tersebut 42cm, berapakah luas permukaan setiap belahan ?

Pendahuluan dan Konteks

Pemecahan masalah adalah keterampilan yang esensial dalam pembelajaran di sekolah, yang melibatkan kemampuan untuk menguraikan, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai masalah. Setiap mata pelajaran, mulai dari matematika hingga ilmu pengetahuan alam, memiliki tantangan tersendiri yang membutuhkan pemecahan masalah. Dalam konteks ini, kita akan membahas bagaimana pemecahan masalah dapat diterapkan dalam satu materi dasar, yakni matematika, melalui sebuah pertanyaan dan jawaban konkret.

Tujuan Pembahasan

Tujuan dari artikel ini adalah memberikan panduan yang jelas dan mudah dipahami tentang bagaimana melakukan pemecahan masalah dalam satu materi dasar, yaitu matematika. Kita akan memandu pembaca untuk memahami dan menyelesaikan pertanyaan matematika yang spesifik, dengan menjelaskan langkah-langkah secara rinci.

Materi Dasar: Pertanyaan dan Jawaban

Pertanyaan:
Sebuah bola padat dibelah menjadi 4 bagian sama besar. Jika diameter bola padat tersebut 42cm, berapakah luas permukaan setiap belahan?

Jawaban:
Untuk menghitung luas permukaan setiap belahan dari bola padat yang telah dibelah menjadi 4 bagian, kita perlu mengetahui luas permukaan total bola tersebut terlebih dahulu. Luas permukaan bola dihitung dengan rumus:

Luas=4πr2Luas = 4 \pi r^2

Diketahui diameter bola adalah 42 cm, sehingga jari-jari r=d2=422=21r = \frac{d}{2} = \frac{42}{2} = 21 cm.

Substitusi nilai jari-jari ke dalam rumus luas permukaan bola:

Luas=4π(21)2Luas = 4 \pi (21)^2

Luas=4×22×21×21Luas = 4 \times 22 \times 21 \times 21

Luas=5544Luas = 5544

Karena bola dibelah menjadi 4 bagian yang sama besar, maka luas permukaan setiap belahan adalah:

55444=1386cm2\frac{5544}{4} = 1386 \, \text{cm}^2

Penjelasan Jawaban

Dalam menjawab pertanyaan tersebut, langkah pertama adalah menghitung luas permukaan total bola dengan rumus luas permukaan bola. Kemudian, hasilnya dibagi dengan jumlah belahan (4) untuk mendapatkan luas permukaan setiap belahan.

Contoh Pertanyaan dan Jawaban

Contoh 1:
Sebuah tangki air silinder memiliki tinggi 10 m dan diameter 5 m. Berapakah volume air yang dapat ditampung oleh tangki tersebut?

Jawaban:
Volume silinder dihitung dengan rumus Volume=πr2h\text{Volume} = \pi r^2 h, di mana rr adalah jari-jari dan hh adalah tinggi silinder. Substitusi nilai r=d2=52=2.5r = \frac{d}{2} = \frac{5}{2} = 2.5 m dan h=10h = 10 m ke dalam rumus volume silinder.

Contoh 2:
Sebuah segitiga memiliki panjang alas 12 cm dan tinggi 8 cm. Berapakah luas segitiga tersebut?

Jawaban:
Luas segitiga dihitung dengan rumus Luas=12×alas×tinggi\text{Luas} = \frac{1}{2} \times \text{alas} \times \text{tinggi}. Substitusi nilai alas = 12 cm dan tinggi = 8 cm ke dalam rumus luas segitiga.

Kesimpulan dan Penutup

Pemecahan masalah merupakan keterampilan yang penting dalam pembelajaran di sekolah, terutama dalam mata pelajaran matematika. Dengan memahami langkah-langkah yang tepat, siswa dapat dengan mudah menyelesaikan berbagai masalah matematika. Artikel ini telah memberikan panduan tentang bagaimana melakukan pemecahan masalah dalam satu materi dasar, yaitu matematika, melalui sebuah pertanyaan dan jawaban konkret. Semoga artikel ini bermanfaat untuk meningkatkan pemahaman pembaca dalam memecahkan masalah matematika.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *